Selasa, 28 April 2009

Yang Tidak Memberatkan dan Dapat Dilogika

Pada saat sekarang ini pergeseran pemikiran semakin menjauh dari apa yang diharapkan Islam, manusia melaui perkembanganya melupakan apa yang diwajibkan atas dirinya, betapa tidak sekarang ini kita dapat saksikan ketimpangan kehidupan. Faktor utama yang dapat disinggung untuk masalah ketimpangan ini adalah minimnya pengetahuan tentang ajaran agama islam itu sendri, walapun manusia merupakan mahkluk paling mulia, bukan karena bakti dan jasa manusia pada lingkungan atau karena kepintaranya dan pikiranya, tetapi karena Allah memberikan rahmat berupa akal dan nafsu yang tidak dipunyai makhluk lainnya. Allah telah memberikan pelajaran, petunjuk, pedoman, nasihat, anjuran dan laranganNya untuk keseimbangan akal dan nafsu berupa agama yang bertujuan untuk keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan umat manusia samapai di akhirat nanti. Saya mengunakan judul “Yang tidak memberatkan dan dapat di logika” ini sekedar memberi peringatan dan ingatan kepada penulis dan pembaca, karena kenyataan membuktikan iman seseorang berubah-ubah kadarnya melalui pendengaran dan pengelihatan sehari-hari dalam kehidupan ini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar